Mungkin salah satu tujuan keberadaan manusia di bumi ini adalah untuk berjalan. Berjalan ke sana ke mari sudah jadi bagian kegiatan manusia sejak awal cerita Adam & Hawa maupun menurut cerita Darwin.
Walaupun sepertinya sederhana, tetapi berjalan mempunyai arti yang lebih dalam. Sebuah perjalanan akan menghasilkan perpindahan, penjelajahan, dan penemuan. Semuanya menjadi manusia tetap bertahan hidup.
Perjalanan manusia tidak pula identik hanya dengan menggunakan kaki. Perjalanan bisa dilakukan tiap saat dengan mata, dengan pikiran, dengan hati. Selalu ada bagian dari manusia yang berjalan-jalan selama ia bernafas.
Perjalanan pula tidak selamanya menarik, kadang membosankan, kadang panjang dan lama seperti dimain-mainkan oleh relativitas. Karena itu pula manusia hidup beramai-ramai, agar dalam berjalan mereka tidak kesepian dan saling menuntun arah.
Manusia berjalan di atas bumi yang bulat, ke arah mana pun mereka berjalan tidak akan tahu di mana ujung perhentiannya. Tetapi manusia punya kesempatan untuk tahu manusia lain mana yang akan menemaninya berjalan.